Hal-hal yang harus diperhatikan dalam membangun Startup IT

Ini corat-coret yang pernah saya lakukan di salah satu platform micro blogging. Dan saya coba tulis kembali di blog ini. Isi dalam tulisan ini adalah pengalaman hampir 1 tahun bersama KelasKita setelah mendapatkan pendaan seed funding. Ya.. semoga saja bisa bermanfaat... :D

Menyiapkan strategi

Strategi dalam membangun sebuah Startup IT sangatlah penting. Kita harus merincikan berbagai macam resiko. Mulai dari pendanaan, penyusutan karyawan dan performa pengembangan yang semakin hari harus di tingkatkan. Founder yang baik akan banyak menyikapi kemungkinan-kemungkinan terburuk, karena pada akhirnya yang harus tetap bertahan adalah para founder nya sendiri.

Budgeting

Hal ini merupakan paling sensitif dari sebuah Startup IT. Supaya para founder bisa fokus 100% bekerja untuk product nya, dibutuhkan pendanaan dari angel investor atau seed funding yang cukup untuk 1 sampai 3 tahun. Jika kempuan para founder terbatas, dipastikan harus meng hire karyawan yang dapat membantunya dalam pengembangkan product sampai bisa monetize atau sampai mendapatkan pendanaan lagi.

Culture Lingkungan Pekerjaan

Sebuah startup IT biasanya memiliki culture yang sangat dynamic. Karena biasanya para founder menginginkan orang-orang yang membantu mereka dalam mengembangkan product nyaman untuk bekerja dan bisa bertahan lebih lama. Maka tak heran jika banyak startup IT yang menerapkan culture yang sama seperti flexible time dan yang lainnya.

Mempertahankan budget Salary

Setelah mendapatkan pendanaan biasanya para founder akan meng estimasi biaya-biaya yang di keluarkan untuk jangka waktu yang sudah di tentukan. Yang paling sensitif adalah masalah salary, ada beberapa startup yang menerapkan kenaikan gaji per semester atau per tahun. Ada juga startup yang mempertahankan salary dari awal sampai mereka mendapatkan pendanaan kembali. Besar kemungkinan karyawan akan keluar dari perusahaan jika ada perusahaan lain yang menawarkan salary yang jauh dari salary yang diberikan. Hal ini harus diprediksikan sehingga para founder sudah siap untuk di tinggalkan dan pengembangan product tetap berjalan sesuai waktu yang sudah di tentukan.

Second Family is your Startup

Berbagai cara dilakukan oleh para founder agar culture kekeluargaan dalam startup tetap terjaga. Misal, para founder ber inisiatif untuk memberikan hiburan sebulan sekali seperti karaoke bersama, nonton bersama, atau sekedar makan malam atau makan siang bersama. Keinginan kuat para founder agar semua karyawan yang bergabung sampai menuaikan hasil adalah alasan utamanya. Supaya semua yang berjuang dari awal menuai keberhasilan bersama.

Apresiasi Setelah Kemenangan

Menjadikan orang-orang terdahulu menjadi orang terpenting dalam sebuah startup adalah sebuah apresiasi yang harus dilakukan. Itu adalah kado dan hadiah untuk mereka yang sudah membantu para founder dalam mewujudkan mimpinya. Mengangkat mereka sebagai pejabat tertinggi setelah title startup berganti menjadi establish company.

comments powered by Disqus